fuih….ada berita tentang Lia Eden lagi kali ni kudengar di beberapa media. Apalagi sih kasusnya nih wanita? Mutilasi? Mustahil deh. Penasaran, aku sowan ke Mbah Google, kutanya langsung dengannya, “mbah, jaman gini, saat dunia gonjang-ganjing dengan berbagai perkara, mbah google dapet wangsit apa tentang Lia eden mbah? Kok kayaknya dia sering bener masuk berita ya.  Mohon petunjukmu mbah untuk pencerahan kawula ini”. Mbah diam sejenak seperti merenung. “Lihat cucuku ….Pada bagian tahta suci, tertulis pula “sembahlah Ratu Syah Syamsuriati Lia Eden untuk-Ku”…”(http://www.mahoni30.org/)…..Pemimpin sekte “Kerajaan Tuhan”, Lia Aminudin atau Lia Eden, beserta 20 pengikutnya ditangkap petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya atas tuduhan melakukan penistaan agama….(http://www.kompas.com)”.

Weleh Mbah…apa gak salah wangsit yg mbah Google terima??? Tanyaku kebatkebit penuh pengharapan untuk segera dijawab.  Mbah Google cuma diam. Perlahan tangan Mbah terangkat, telapak tangannya seakan membuat gerakan melambai di depanku. “Mbah jangan pergi!” Perlahan timbul bayangan samar di depanku…Kelompok Kerajaan Tuhan Eden pada 10 dan 11 Desember lalu telah membuat 1.200 amplop, 1.000 amplop yang telah disebarkan ke seluruh Indonesia.  Salah satu isi selebaran tersebut adalah fatwa penghapusan agama Islam dan juga agama lainnya. Selebaran tersebut dikirim ke Presiden SBY, Ormas-Ormas Islam di seluruh Indonesia, gubernur, dan Kapolda seluruh Indonesia. (http://news.okezone.com/). Masya Allah. Sudah mo kiamat ap dunia ini?? Mbah Google tak bereaksi seperti biasanya jika ditanya. Dia diam. Tak bergeming.

Dia mo menghapus agama?  Allah, Engkau-lah pemilik seluruh jagad ini.  Dengan Kesucian-Mu, Engkau turunkan agama melalui perantaraan para nabi yang terpilih.  Lalu sekarang ada yang mo menghapus itu semua?? Apakah Engkau sudah mengutus Nabi terakhir dari yang “terakhir”? Kok ini semua di negeriku, Yahwe.

Di negeriku ini ada beberapa agama yang diajarkan guruku waktu Sekolah Dasar, Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha, dengan berbagai aliran/sekte-nya masing-masing.  Kalo Lia Eden ini apa ya?  Kok bisabisanya dia merasa lebih unggul dari semua agama yang ada di muka bumi ini!

Hmmm…apa ini cuma semacam provokasi dari tangan yang tak terlihat untuk membuat bertambahnya carutmarut negeri ini.  Dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa dan masing-masing memliki keyakinan, dengan berita yang tesebar seperti ini bukan mustahil ada ornag yang lebih “nyeleneh” lagi mencari Lia Eden kemudia membunuhnya.  Wajar saja jika Polda Metro Jaya bersikap proaktif untuk segera mengamankan wanita satu ini.  Cuma satu alasan, PENGAMANAN, untuk menjaga semakin keruhnya suasana.

weleh-weleh jan…..kok enggak abisabis ya persoalan bangsaku ini. Yahwe, Tuhan, Allah, Bapa, Hyang Widhi, Batara Guru…..mohon diperkenan doaku ini, “Damai, sejahterkan, dan kebahagiaan utnuk negeriku ini, gak perlu di hapus itu korupsi gak perlu, gak perlu dihapus itu yang namanya kejahatan, gak perlu di hapus itu yang namanya pembunuhan, perkosaan, narkoba, sex bebas. Itu sudah Engkau tentukan. Tapi ya Tuhan, bukalah semua pintu Rahmat, Hidayah, kepada kami ini ya Allah, agar terjaga dari perasaan keburukan-keburukan tadi, jauhi keburukan tadi.

Lia Eden dalam Kuasa-Mu ya Allah. Berikan dia hidayah dan petunjuk, berikan kami kesabaran, karena membunuhnya tidak akan menyelesaikan masalah. Dia dalam kuasaMu ya Rabb….Amin.”