BANDAR LAMPUNG (Lampost): Volume ekspor kopi Lampung pada Oktober 2008 mencapai 21.798 ton lebih dengan nilai devisa 40,895 juta dolar AS atau turun hingga 50% dibandingkan bulan sebelumnya. “Angka itu turun bila dibandingkan ekspor September 2008 yang tercatat 45.760 ton lebih, dengan nilai 85,682 juta dolar AS,” kata Ketua Kompartemen Relitbang Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Lampung, Muchtar Lutfie, Selasa (11-11).

Dia menyebutkan total volume ekspor Lampung Januari–Oktober 2008 mencapai 259.770 ton lebih dengan devisa 506,396 juta dolar AS. Sedangkan harga kopi robusta rata-rata Rp15 ribu/kg atau turun dibandingkan beberapa bulan sebelumnya yang sempat menembus di atas Rp25 ribu/kg di tingkat basis.

Berdasarkan catatan di bursa London, harga kopi robusta saat di pasaran dunia di atas 1.175 dolar AS per ton. Dia menjelaskan nilai ekspor kopi pada 2007 lalu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Meski volume ekspor kopi Lampung pada 2007 mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2006, nilai devisanya naik.

Menurut Muchtar, berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung, pada 2006 ekspor kopi Lampung mencapai 230.635.486 kilogram dengan nilai 264,879 juta dolar AS. Sementara untuk tahun 2007, ekspor kopi Lampung mencapai 183 ribu ton dengan nilai 301,643 juta dolar AS. Pada 2007, kata dia, ekspor kopi Lampung hanya 183 ribu ton lebih atau mengalami penurunan dibandingkan tahun 2006 lalu yang mencapai 230 ribu ton lebih. n E-1. Sumber: http://www.lampungpost.com